16.52 -
Cerita Nyampah
No comments
Cerita Nyampah
No comments
Perkenalan Pertama eps. 1
![]() |
| ilustrasi |
Kedai
coffee adalah tempat favorit Andre. Ia banyak menghabiskan waktu bersama
teman-temannya di tempat itu. Kadang, jika tidak ada pekerjaan rumah, ia selalu
datang ke tempat itu. Pemilik kafe itu adalah ayah dari sahabatnya bernama Adri.
Mereka telah kenal lama dan begitu dekat.
Kafe
yang terletak diantara pertigaan jalan Bogor dan jalan Jakarta itu, begitu
terilihat nyaman. Suasana yang indah, tentram, dan bersih dengan dialuni
nyanyian mellow itu cocok bagi pelajar dan mahasiswa. Itulah alasan Andre
selalu datang ke kafe itu.
Pukul
sepuluh pagi, setelah Andre menyelesaikan tugas kuliahnya. Ia datang ke Kedai
Coffee untuk beristirahat dan memesan susu panas favoritnya. Sambil menunggu
pesanan datang, Andre mengeluarkan laptop dari tasnya dan menyalakannya untuk
menyelesaikan novel yang sedang dibuat olehnya. Dia memang memiliki hobi
menulis novel sejak SMP.
Andre
mengalihkan pandangannya kesudut Kedai yang lain. Ia melihat seorang wanita
cantik berambut panjang. Bola matanya hitam, kulitnya putih, dagunya lancip,
dan beralis tebal. Wanita itu terlihat sedang menunggu seseorang.
Sesekali,
Andre melihat perempuan itu tersenyum-senyum sendiri saat mengetik dilaptopnya.
“Oy!” Adri
mengagetkan Andre sambil mengantarkan pesanannya.
“Eh, elo Dri.
Ngagetin aja”
“Udah lama lo
disini, Ndre? Nih pesanan lo!” basa-basi Adri.
Adri
seringkali mengantarkan pesanan sahabatnya. Walau ia punya 4 orang pegawai
diKafenya.
“Ngga, barusan
saja. Iya thanks”
“Eh, ngapain
lo senyum-senyum sendiri? Ah. Ngeliatin cewe itu,kan?” pertanyaan Adri yang
mungkin bergurau sambil melirik perempuan yang sedang duduk dipojok kafe.
Karena memang pengunjung Kafe hanya Andre dan seorang perempuan.
“Ngga, gue
kagum aja sama ketikan gue.” Jawab Andre dengan mengalihkan perhatian Adri.
“Alah, jangan
bohong deh! Eh, gue punya nomor handphone nya loh.” Adri memancing Andre.
“Serius lo?”
Andre tampak kaget dan terkena pancingan Adri.
“Tuh kan!”
Adri sedikit tersenyum “Dari tadi lo pasti ngeliatin dia”.
“Mungkin iya!”
Sahut Andre menutup pembicaraan dan meminum susu panas pesanannya.
“Nama dia itu
Rini. Dia tinggal di Jl. Kenari. Kuliah di Unsika.” Ujar Adri.
“Oooh!”
jawab Andre seperti yang tidak peduli tentang wanita itu dan memutuskan untuk
pulang lalu membayar susu panas “Eh, gue cabut dulu ya! Masih ada kerjaan
dikosan, nih bayar susu. Thanks ya, Dri!”
bersambung...

0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih ingin mengkritik postingan saya.
Kritik dan Saran anda sangat kami butuhkan demi kemajuan situs saya kedepannya.
Masukan nama anda, dan kritiklah!